Energipos.com/Batubara/Kebijakan

shadow

Porsi Batubara Dalam Bauran Energi Dikurangi Bertahap

ENERGIPOS.COM, NUSA DUA- Batubara saat ini masih menjadi sumber energi utama untuk pembangkit listrik di Indonesia atau mengkonsumsi sekitar 83 juta ton pada tahun 2017 atau 86% dari total konsumsi domestik. Porsi batubara ini secara bertahap akan dikursngi dan diganti dengan energi yang lebih ramah lingkungan. Demikian disampaikan Wamen ESDM Arcandra Tahar saat menjadi salah satu pembicara pada Coaltrans Asia 2018 di Bali, Selasa (8/5). Sebagaimana dikutip dari laman Kementerian ESDM, Arcanda mengatakan bahwa dalam roadmap Kebijakan Energi Nasional (KEN) disebutkan pemanfaatan batubara dalam bauran energi nasional ditargetkan sekitar 30% pada tahun 2025, dan menjadi hanya 25% pada tahun 2050. "Porsi batubara dalam bauran energi nasional masih cukup besar, karena batubara masih menjadi energi yang termurah hingga saat ini. Pemerintah akan mengurangi secara bertahap. Porsinya pada tahun 2050 mendatang diproyeksikan berkurang menjadi 25% dari total penggunaan sumber energi yang ada," ujar Arcandra. Arcandra menambahkan bahwa selain untuk listrik, batubara juga digunakan untuk industri semen, tekstil, pupuk dan karet menempati posisi kedua dengan total permintaan mencapai 13,7 juta ton. (Bh)

Baca Juga