Energipos.com/Batubara/Korporasi

shadow

Harga Batubara Acuan Bulan Februari 2017 Turun

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan langsung (spot) yang berlaku pada bulan Februari turun 3,37% dibanding harga pada bulan Januari atau menjadi USD 83,32/ton. Mengutip laman Direktorat Jenderal Minerba, nilai HBA adalah rata-rata dari 4 indeks harga batubara yang umum digunakan dalam perdagangan batubara yaitu: Indonesia Coal Index, Platts59 Index, New Castle Export Index, dan New Castle Global Coal Index. HBA menjadi acuan harga batubara pada kesetaraan nilai kalor batubara 6.322 kkal/kg Gross As Received (GAR), kandungan air (total moisture) 8%, kandungan sulphur 0,8% as received (ar), dan kandungan abu (ash) 15% ar. Berdasarkan HBA selanjutnya dihitung Harga Patokan Batubara (HPB) yang dipengaruhi kualitas batubara yaitu: nilai kalor batubara, kandungan air, kandungan sulphur, dan kandungan abu sesuai dengan merek dagang utama batubara atau brand yang disebut dengan HPB Marker. HPB Marker terdiri dari 8 brand batubara yang sudah umum dikenal dan diperdagangkan. HPB Marker periode bulan Februari 2017 untuk 8 brand batubara dalam USD/Ton antara lain Gunung Bayan I:   89,45  (turun 3,4% dibandingkan HPB Januari 2017), Prima Coal mencapai 89,26  (turun 3,2% dibandingkan HPB Januari 2017) dan Pinang 6150:   80,54  (turun 3,2% dibandingkan HPB Januari 2017).  Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM setiap bulan juga menetapkan HPB (Harga Patokan Batubara) untuk merek dagang batubara selain 8 yang diatas antara lain: Trubaindo HCV_HS, Arutmin A6100, Tanito Coal, Mahakam Coal B, dan PKN 3500. Secara lengkap daftar 67 HPB merek dagang batubara lainnya dapat dilihat di situs www.minerba.esdm.go.id. (bh)

Baca Juga